Kamis, 25 Juni 2009

kita,menurutku.

21-06-2009
Biarlah resah yang hadir
Begitu menyiksa
Ketika q tau qita T’mungkin lagi bersama
Biarlah aQ yang mengalah

Kasih.............

Bila T’mungkin lagi Q genggam Cintamu
Kan Q biarkan kau pergi
Bersamanya......

Kan q lepas Cintamu dengan senyuman
Meski ada tangis di sudut hati
aQ kan mencoba untuk RELA

karna T’mungkn qita memaksakan Cinta
dan T’mungkin........
aq memaksamu untuk tetap bersamaQ

biarlah.........
aQ disini mengingatmu dalam DO'A

semoga diperjalanamu nanti
kau temukan segala yang kau damba
biarlah tetap kan Q simpan rasa ini dalam hati

sampai nanti............(sofie)
Kasih.............
Bantu aQ melupakan_mu...........
Bila ini jalan yang kau pilih,

Bantu aQ menepis bayang_mu
Bila kau T’kan lagi hadir dalam
Mimpi_mimpiQ

bantu aQ........
menghapus senyummu
yang membekas di hati,
bila harapan tlah sirna antara Qta,


Bantu aq menjauh dari_mu
Bila kau T'mungkin lagi bersamaQ,

Bantu aQ hilangkan semua resah dihati
dan kerinduan ini......

Bantu aQ kasih.........

Hingga aq damai
dan merajut waktu
(sofie)







13-06-2009
Dengan nama tuhan
aQ mencintaimu
atas nama cinta
aQ menyayangimu
dan nafas yang masih menghembus dalam raga.
cinta ta'akan terlepas meski nafas tiada lagi berhembus.

ya Allah............
aQ ingin mencintain-nya karena-Mu
bukan karena Dia dan siapaun.
ya Allah.............
aQ ingin mencintainya
tidak melebihi cintaQ pada-Mu dan Rasulmu
ya Allah..........
Q ti2pkan cintaQ pada-Mu
lewat Ri-dhomu. (sofie)


bila dengan memejamkan mata
aku dapat melepas bayangmu,
aku telah lakukan itu

bila dengan tidur aku dapat berhenti memikirkanmu,
aku pasti lakukan itu,
sehingga bayangmu tak lagi hadir dalam mimpiku.

bila dengan menjauh darimu
aku dapat melu-pakanmu
akupun telah lakukan itu
tapi......semakin aku ingin melupakanmu
semakin dekat engkau kurasa.
ternyata kebulatan tekadku tidaklah lebih kuat daripada kekuatan cinta,
sehigga setiap kenangan bersamamu memenuhi ruang disetiap ingatanku.

dan aku .....
cinta tidaklah untuk dilupakan
biarkan ia tetap ada
walau hati tiada lagi terpatri (habibil_ qolbi) .(sofie)

08-06-2009,
Cinta,sayang,asmara,janjian,janji setia,ketulusan,pengorbanan,dan Difa!!.merupakan sesuatu yang selalu buat aku tersenyum dan kadang-kaang tertawa (saat ini),bukan Karena gila atau depresi.Aku hanya merasa bahwa semua benar-benar sesuatu yang konyol!!.Bagaimana mungkin aku bisa cinta-cintaan sedang aku belum punya kerjaan,sayang-sayangan padahal kuliah belum kelar,apalagi ngebahas kawin!!!.Duh,…lucunya…???.

Sebuah refleksi dari memori yang tetap terpatri di hati (tanpa tanggal dan waktu).
Enam semester,..yach,..enam semester aku mengenal difa dengan berbagai kisah yang terjadi diantara kami.Dia seperti kebanyakan gadis semester awal saat kami baru pertama kali berjumpa.Polos,penuh semangat,enerjik,jual mahal,smart,egois,jaim,dan norak!!.Tapi tidak untuk saat ini,sekarang dia sedang berkembang menjadi pribadi penuh wawasan,sangat dewasa,bahkan terkesan lebih dewasa dari umurnya yang sebenarnya,pandai bersolek tanpa kesan norak tentunya.Satu hal yang selalu aku ingat darinya sampai saat ini adalah bahwa aku jatuh cinta sejak jumpa pertama, aku jatuh cinta dengannya bahkan selalu jatuh cinta saat berjumpa dia.Difa,gadis dengan paras cantik keibuan,sosok yang nyaman dipandang,berkulit bersih dengan anugerah body ideal,gadis kelahiran jawa timur 030288.Mahasiswa semester enam syari’ah UIN maulana malik Ibrahim Malang.
Awalnya,seorang teman pesantren memberiku beberapa nomor ponsel dan semuanya aku hubungi.Ada yang acuh,GR,dingin,sumringah,dan ada juga yang marah-marah.Aku merasa biasa saja dengan rutinitas yang justru sekarang aku menyesalinya (walaupun aku tetap harus mensyukurinya sebagai bentuk pendewasaan diri).Komunikasi via sms sepanjang hari,begadang setiap malam via freetalk,menelfon tanpa memperdulikan jam,dan tentunya belanja pulsa tanpa mempertimbangkan keuangan.Pada dasarnya aku adalah pribadi bebas,sebebas aku mampu menuruti semua hasrat di hati.Tidak terbayang sebelumnya kalau aku bakalan terjebak dalam perasaan cinta dan sayang yang berlebihan pada seorang perempuan.
Sungguh kekuatan(negatif)cinta telah menbuatku linglung,ambruk dan kemudian tertumpuk puing-puing sesal yang teramat sulit untuk aku bangun kembali menjadi sebuah cita-cita luhur.Hingga beberapa waktu,aku tidak mampu berfikir obyektif tentang jalan hidup ini,sampai akhirnya aku benar-banar sadar bahwa dia tidak menginginkan kehadiranku.Mencari seseorang yang lebih hebat darinya sebagai obat dari kekecewaan yang teramat dalam mungkin solusi terbaik bagiku.Mampukah aku??sedang bagiku dialah yang terbaik!!.Aku mengalami keterlambatan pendewasaan dalam masalah percintaan dan aku memakluminya dengan melihat latar belakang pendidikanku.Dan dialah gadis yang banyak berperan dalam hal ini,dia begitu dekat di hatiku sampai terkadang aku menangis karena kedekatan ini.
Masjid at-tarbiyyah UIN malang,mungkin bukan ide yang baik untuk jadi tempat ketemuan dengan difa,di masjid!!.Tapi itulah yang terjadi,…Seperti yang aku tulis diatas bahwa dia adalah pribadi yang egois.Dia memberikan syarat untuk pertemuan perdana kami,harus di tempat ramai!!.Aku Cuma berfikir bahwa dia adalah mahasiswa baru dengan semangat baru dan tingkat ketaatan pada doktrin yang masih sangat kuat,maklum…MABA..??.Saat itu,kami berjumpa sesaat sebelum adzan maghrib berkumandang,bahkan dia tidak sempat melepas sandal karena waktu yang terlalu pendek,kami saling menempelkan kedua telapak tangan di depan dada masing-masing sebagai bentuk penghormatan,saling menyapa dengan sekedar bertanya nama untuk memastikan identitas diri,dan kemudian dia berlalu pergi dengan langkah tergesa-gesa seperti orang yang mau berbuka puasa,menoleh dua kali sebelum akhirnya hilang di balik tembok pagar rumah seorang guru besar uin fakultas tarbiyyah.
Saat itu dia berkaus putih lengan panjang model teranyar dipadu bawahan berbahan jeans,sebuah ponsel nokia,bersandal tanpa kaus kaki (kaki kan juga aurat cewek..??),berkrudung dari bahan kaos tanpa motif,aku pun sempat mengabadikannya dalam fhoto dan rekaman video ponsel sony ericsson sebelum akhirnya terhapus tanpa sengaja.Komunikasi tetap berlangsung via sms sampai akhirnya dia datang untuk kedua kalinya di hari yang sama,sesaat setelah sholat maghrib.Sebuah tas besar warna hitam di pundak,berkrudung warna hitam melilit leher dan berbusana semodis artis,kali ini aku benar-benar terpukau dengan penampilannya,sangat cantik….kami hanya berbincang sesaat saja,tidak lebih dari 10 menit sampai akhirnya dia berpamitan kembali ke mabna ibnu rusyd.Pertemuan yang mengesankan bukan??.
Kami bertemu untuk ketiga kalinya di tempat yang sama dan kali ini kami sempat duduk-duduk dengan suasana yang benar-benar kaku!!.Cuma ada senyum dan bahasa tubuh yang entah apa maksudnya sampai aku merasakan kalau difa tidak betah dengan keadaan ini dan kemudian beranjak pergi.Satu hal yang tersisa dari pertemuan ini adalah sebuah tulisan tangannya,namanya….(suatu saat akan aku bingkai,insyaAlloh).Kata orang tua,kalau seorang gadis selalu tampil modis saat hendak menjumpai pria itu menunjukan perasaan suka.lalu bagaimana jika seorang gadis hanya berbusana kaos OSPEK menemui kita??.aku tidak tahu pasti jawabnya tapi yang pasti kami pernah bertemu dengan keadaan seperti itu,di masjid tarbiyyah juga lho…..

29-05-2009
Sekarang segalanya sudah berubah,Sejak pertemuan kami yang terakhir di rumah makan padang sekitar UMM 3( walaupun kami Cuma minum tok..).Berbalut kaus warna hijau dipadu celana panjang warna hitam bergaris putih menambah kesan tinggi badan ideal,sebuah tas tangan jenis sport merk alto warna biru tua buat aku berfikir kalau dia memang benar-benar cewek smart.Kami seperti pasangan suami istri,berboncengan diatas sepeda motor bernomor Bali yang sudah tak ber STNK.
Mengantarkannya pulang sampai belakang UIN mungkin bukan ide baik.Buktinya dia sama sekali tidak menolah setelah pergi tinggalkan aku.Tahukah kamu difa,…aku begitu menyukai saat kamu menoleh ke arah belakang dengan tersenyum.Sangat membahagiakan….GOMBAL..!!!.Setelah kejadian itu,Dia begitu acuh dan aku tahu itu bentuk emosi (sumbersari gang 4??).Sayangnya aku adalah pria bodoh yang kurang peka dengan perasaan wanita sampai aku harus meminta penjelasan secara langsung.Dan celakanya…??!!,dia tidak pernah memberikan penjelasan apapun,Sial!!.Aku yaqin kami punya kecocokan dan obrolan yang sama dalam banyak hal.Masalahnya,kami sama-sama egois ( dalam hal ini aku lebih egois dari dia,he…he…).Suatu malam aku bermimpi ketemu difa bareng dengan seorang pria tampan berkulit putih bersih.Tidak ada senyum diantara kami,dia terlihat seperti seseorang yang sedang berusaha menjelaskan sesuatu tentang hubungan kami selama ini.Bagaimana denganku??,oh tuhan,….aku benar-benar terlihat seperti orang yang sangat cemburu!!.Ah….mungkin Cuma bawaan kangen aja (pikirku menghibur hati…).

25-05-2009
Bukannya aku tidak tahu kalau kamu sayang aku
Tulusnya cintamu pun telah lama aku rasakan
Permasalahannya adalah,apakah aku mampu menghidupimu??,
apakah kamu bisa selalu bersamaku??
Aku,kamu dan mereka tahu bahwa aku belum cukup mampu dalam masalah financial.
Suatu ketika aku bertanya kepada teman-temanku.Bagaimana caranya melupakan seorang gadis dan salah satu dari mereka memberiku jawaban yang benar-benar melegakan.CARI YANG LEBIH HEBAT DARINYA!!.Ini ide terhebat yang pernah aku dengar dan mesti aku aplikasikan.

23-05-2009
Mencintai wanita adalah sesuatu yang umum bagi insan,
sedang tetapnya perasaan cinta adalah kesalahan yang mesti dicari sebabnya,
Aku bertemu seorang gadis dengan berbagai karakternya dan aku merasakan cinta tanpa batas padanya,
Bukankah ini salah??
Sepertinya aku telah disihir dengan sihirnya kaum yahudi.
( text asli berbahasa arab ).

22-05-2009
Aku ingin menikah seperti halnya binatang buas menginginkan seekor kijang,
Aku menginginkannya seolah-olah aku akan mati tanpanya,
Aahhh,….ini sesuatu yang lazim bagi insan,
Tapi,sungguh aku sangat bimbang,
Kemudian aku menjadi penghayal dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan perempuan.( text asli berbahasa arab ).
Hai,..kenapa beberapa hari ini difa tidak pernah balas sms aku dan juga panggilan telfon aku??.

Pukul 02:52 WIB,24-04-2009
Masjid at-tarbiyyah UIN Malang,
satu jam yang lalu dengan tangis yang tertahan dan air mata do’a-do’a ku untuk hajat-hajat khususku,….
Alloh,…
Palingkanlah DiFa dariku…..
Aku ulangi do’a-do’a itu dalam beberapa menit beriring tangis dan air mata yang terus mengalir,
Aku tidak mengerti dengan kemauan hati,
Karena dalam akhir munajah,aku justru meminta jodoh isteri,
Alloh,…
Bila dia baik untuk agamaku dan kehidupanku,maka segerakanlah aku menikahinya (PD amat toh mas..??).
Dan bila dia buruk untuk agama dan kehidupanku,maka palingkanlah dia
Kemudian berikanlah aku ganti yang engkau ridhoi
Alloh,…
Aku mencintainya dan janganlah engkau bebankan cobaan ini hingga aku kehilangan iman.(Aku pingin kawin….Tapi g’ punya modal!!).
Dua bulan terakhir aku sering berkunjung ke sumbersari gang 4.Menemui cewek UIN fakultas tarbiyyah semester 4,gadis lamongan berzodiak virgo,aktifis HMI rayon uin dengan jabatan bendahara utama,mahasiswa super PD yang terkadang begitu aku harapkan kehadirannya ( sebagai teman begadang,misalnya…).Hal yang selalu buat aku risih darinya adalah manjanya yang terlalu berlebih.Makan,jajan,souvenir merupakan sesuatu yang sering dia minta dariku.Sampai-sampai aku merasa “diperas”.Selain menyenangkan (hal khusus yang bersifat pribadi ) dia juga membosankan ( hal umum yang bersifat relative ).Dia pernah bertanya kepadaku,apakah aku menyukainya? dan akupun menganggukan kepala tanda iya.Kamipun tersenyum,merasa lucu dengan lelucon ini tentunya.Perasaan cinta terhadap lawan jenis bukanlah sesuatu yang bisa direkayasa,contohnya ya cintaku ke difa itu….( cinta tak tergantikan..ho..ho…).Kami sempat punya rencana membangun usaha laundry di daerah ketawanggede walaupun akhirnya gagal karena pertimbangan pribadi.
Dian biologi (dalam number list ponselku tertulis akhwat),…yach,…dian biologi!!.Aku teringat dia,gadis yang belum pernah aku temui,mahasiswa uin semester 6.Selain itu,Yang aku tahu darinya adalah,dia kuliah pakai sepeda pancal,satu kost dengan lisa sebelum pindah ke tempat kost lain.Hheemmm,aku pernah bertengkar hebat dengannya lho,..via telfon.Lucu juga sih,…waktu itu,dia bilang aku sombong….kekanak-kanakkan…dan banyak lagi.Akupun bukan orang yang mudah menerima hal seperti ini ( padahal kan bener,…he..he…),Dan akhirnya kami putus komunikasi untuk selama-lamanya!! (awal komunikasi kami saat dia salah nomor waktu kirim sms,yaqin…???).Majid,seorang teman pondok yang pernah ketemuan dengan dian biologi setelah aku beri nomor ponselnya,majid juga merupakan orang yang ngasih aku nomor ponsel difa (dulu IM3) sedang majid sendiri dari pemberian suddin. Dan masih menurut majid,dian biologi itu biasa aja,standart!!,dan masih menurut majid juga,dian biologi itu punya kepribadian baik (cocok jadi istri dalam berbagai kondisi…,padahal majid kan Cuma ketemu sekali??).satu Percakapan dengan dian biologi yang belum terlupakan adalah ketika dia bohong padaku tentang statusnya,dia bilang sudah bersuami dan aku sempat ngobrol via ponsel dengan pria yang menurutnya adalah suaminya!!.Aku bilang ke dian biologi,kalau kamu jujur it’s Ok,tapi kalau kamu bohong maka kamu g’ bakalan laku kawin kecuali jadi istri ke 2 Q….(Astaghfirulloh…).

12-02-2009
G’ kebayang sebelumnya kalau aku bakalan nyobek-nyobek fhoto difa,jadi 16 potong!!.rencananya aku bakar dan memang benar-benar aku bakar.
Difa sudah berlalu….
Cari yang lain aahhh…..(yaqin…??).

04-01-2009
DIFA
Aku tidak boleh jatuh cinta lagi,dengan kamu tentunya
Sudah cukup deritaku sebab berulang kali jatuh cinta ke kamu
Aku bisa gila mikirin kamu
Tapi,kenapa aku tidak bisa merasakan cinta kepada gadis lain seperti halnya cinta aku ke kamu.Difa,apa kamu taqdir aku??,semoga bukan (maksudnya apa??).
Aku masih memendam cita-cita luhur untuk menghafalkan qur’an 30 juz,
Ya tuhan,…
Kembalikan aku pada tujuanku datang ke malang (gaya tok!!).
Istikhoroh berulang kali aku lakukan,
Berharap diberi kemudahan bila difa memang taqdirku, berharap dipalingkan bila difa bukan taqdirku,Yang ada,difa malah tambah nancep di hati…Gimana coba..???.

03-02-2009
21 tahun,
Hari ini difa ulang tahun,aku sih Cuma sms aj,,,Wong orangnya ada di rumah pasuruan.Sejak 3 hari lalu aku ngerjain difa dengan nyamar,terus sms-an dech….Tapi akhirnya dia tahu dan aku ngaku juga sih…Kita sempat rame tuh…bertengkar gitu….Waahh…wwaahhh…asyik juga…Difa masih mikirin pertanyaan aku lho…
Mau nda kamu jadi pacar aku??.Aku sih udah tahu jawabannya waktu dia bilang mau pikir-pikir dulu!!
Difa,Kita cukup jadi teman saja lah…sesuai yang kamu minta.Tapi,kalau lebih juga boleh,….Siapa takut…..

29-01-2009
Semalem difa marah besar broo….!!.
Ceritanya,Aku nitipin kalender ke salah satu teman ustadzah (?) Difa di masjid as-syifa dan celakanya aku ngliatin fhoto dia yang ada di ponsel q ke teman mbak itu…..Awalnya,aku ngrasa itu biasa aja.Tapi,kalo dipikir-pikir dia pasti malu banget,maaf yow sayang….Tapi,sudahlah….Beban hidup masih banyak,Bukan hanya difa.( akupun bersenandung lirih ).
Sekeras apapun aku menghantam,rasa ini,
Sekuat apapun aku memukul,rasa ini,
Semarah apapun aku ke difa,rasa ini,
Secuek apapun aku ke difa,rasa ini,
Sebosen apapun aku ke difa,rasa ini,
Seketus apapun difa ke aku,rasa ini,
Sekontra apapun kita,rasa ini,
Sejaim apapun kita,rasa ini,
Rasa cinta ini tak pernah pergi
Rasa sayang ini tak pernah berkurang
Ini yang buat aku bingung!!.(G’ puitiz blazzz…)

26-01-2009
Kira-kira satu jam yang lalu aku makan malem bareng difa di cafĂ© bamboe mas.Aku ngungkapin perasaan aku ke dia dan dia bilang pikir-pikir dulu.Jadi inget muslimin waktu nglamar gadis jombang,dia langsung nolak gadis itu karena si gadis bilang mau pikir-pikir dulu,…Narsis amat!!.Apapun keputusan difa aku bakalan terima.
Duh,hape pusink….mosok batrainya ngedrop teruss…
Difa,kamu baca buku harian aku dan kamu pastinya kaget dengan semua yang aku tulis tentang kamu.Jadi,aku harap kamu bisa ambil keputusan bijak atas permintaaan aku,maukah jadi pacar aku??.Pagi ini aku dapet jawaban via sms,dia bilang kita cukup jadi sahabat saja.its ok,…..PERSAHABATAN!!.

19-01-2009
Ngrokok berbatang-batang,ngopi gelas ke tiga…Sumpek..!!.Eeeemmmm,kayaknya aku udah satu level dengan difa,Aku udah mulai berfikir netral,Pakem-pakem pondok sudah mulai luntur…Entahlah,yang pasti aku udah tidak begitu pencemburu.Bahaya!!!,Jangan-jangan aku udah g’ punya saraf nurani….??.Aku ngrasa wajar aja kalo anak pesantren pencemburu,Wong mereka itu punya rasa memiliki yang teramat sangat,setia,dan tidak punya pengalaman ganti-ganti pacar.Dan yang pasti,mereka lebih terjaga dari fitnah-fitnah wanita..!!!.
Tanbih!!!.Hilangnya rasa cemburu adalah karena sudah terbiasa bermain cinta.Nah,aku juga mulai terbiasa lho…Biasa di tolak dan menolak,dicuekin dan nyuekin,dimarah-marah dan memarahi,disemprot dan nyemprot,di gandrungi dan menggandrungi cewek,..pokoknya rame lah….Aku benar-benar tidak 100% cemburu dengan difa,Yach,…aku udah ngrasain ( dikit sich…)gmana rasanya pacaran negative.Gila…!!!,..ho…ho…hooo……
Akhirnya akupun berasumsi bahwa tidak ada pacaran sehat!!,tidak ada orang yang dimabuk cinta tanpa melakukan hal-hal negative,bohong besar kalau ada orang bilang masih orisinil 100% tapi dia sudah pernah punya kekasih illegal (yang legal suami istri lah…).Kesimpulan,BOSOK KABeH!!.G’ pandang iku santri,mahasiswa,palajar,pendidik,bahkan ustadz sekelas kyai pun!!.Kalau sudah masuk dalam lubang yang bernama “PACARAN”,berarti sudah tidak “ORISINIL”!!.
Masjid jami’ Malang,18:38 WIB.Tanpa tanggal
Apakah hubungan kita membawa ridho Alloh??.to:DF.

14:02 WIB, 09-01-2009,Perpus UIN
Aku ketemuan dengan difa di perpus UIN lantai 2 dan dia minjemin aku sebuah flash disk warna biru bertali warna serasi,berbahan karet yang katanya milik adiknya,fie…(aku lupa-lupa inget nama dia…).Aku tak harus berlama-lama untuk segera membuka isi flash itu di warnet Zaisya,beberapa fhoto cantik difa yang memang sengaja aku minta.Artikel-ertikel bertema cinta,puisi gus mus yang menggambarkan ungkapan hati,dan banyak hal yang tidak satu pun aku copy.

08-01-2009
Just alpuket warung makan ramle belakang UIN,persis di depan kost-kostan milik ustadz Fachruddin dosen UIN Fakultas Syari’ah merangkap ta’mir masjid as-syifa yang masih dalam proses pembangunan.Malem indah bareng difa.Dia beda sekarang,yang pasti tambah baik.
I LOVE YOU,
mustinya aku ngomong gitu,Hheemmm,mungkin besok atau lusa
Martabak terang bulan untuk difa.Manis,semanis senyumnya malam ini
I LOVE YOU .

MAWAR
(tiba-tiba kok inget dia...).
Mawar,bagaimanapun kamu adalah cewek yang pernah membangkitkan sesuatu yang terkubur lama dalam hatiku.Walaupun aku tidak bisa berharap akan balasan cintamu.Yach,dulu aku pernah ungkapin perasaan aku ke kamu lewat surat dan itu merupakan hal terbodoh yang pernah aku lakukan ke kamu.tapi aku tetap simpan fhoto kamu ( hasil copy dari friendster ). Sudahlah…

00:07 WIB,01-01-2009,
Kembang api,…yach,…diluar sana terlihat jelas pesta kembang api.Indah,…aku suka lihatnya…cuman hati kecilku bilang kalau ini tidak benar.
Duaarr..!!duaarr…!!duarr…!!,suara kembang api diangkasa berbarengan dengan bunga-bunga api penuh warna.Asyik dipandang…aku suka itu,cuman hati kecilku bilang kalau ini tidak benar.Pesta yang bersifat foya-foya bukan??.Dasar konservatif…!!!.
Ada hal khusus dalam benakku saat menatap indahnya bunga-bunga api penuh warna itu…Sosok difa menghujam dihati dengan dalam,sangat dalam….Kemudian aku bertanya pada diri sendiri,siapa yang menghujam di hatimu saat ini??.Dasar,…!!,pertanyaan konyol.

25-12-2008
Kemarin Aku ketemu difa di BC,
Awalnya aku berniat membanding difa dengan seorang gadis yang dikenalkan salah satu teman sewaktu mondok di semarang.Aku tidak begitu jelas dengan isyarah-isyarah dihati hingga aku tidak menemukan kepastian dari masalah ini.
Difa,benarkah kita saling mencintai??.Jawabnya ada di hati.Begitulah yang selalu aku dengar saat kita ngobrol via telfon.

21:34 WIB,21-12-2008,
Difa,apa pendapatmu tentang hubungan kita??.Aku nangis mikirin kamu….

01-12-2008
Sore tadi,untuk yang kesekian kalinya aku ketemu vivi,she is very beautifull…..

“INI BUKAN SURAT CINTA”
Kapan kamu balas surat cintaku??,walaupun kamu udah jelas-jelas tolak aku.Tapi,mbok yoho….kamungasih aku sesuatu yang bermakna.Tulisan tangan kamu dah cukup kok…
Pukul 23:50 WIB nech….males nulis…
Upstt,hari ini aku kena semprot cewek unisma nech…(akupun berguman lirih) TENTUKAN PILIHAN!!,satu gadis dari mereka….
Dasar playboy Kampoenk..!!.

22-11-2008,
DF,you come back….

26-10-2008,
Ada pendatang baru nech….Syasya alias Ana,mahasiswa semester satu jurusan matematika UNISMA.Aprilia….kamu kok susah dihubungi toh...??.

23:10 WIB,17-10-2008,
.Dua setengah jam yang lalu aku ketemuan dengan aprilia,mahasiswa semester satu jurusan TI UIN.Heemm,…lumayan juga anaknya.Tapi kok ketus yach….

13:22 WIB,at-tarbiyyah UIN
Sial,difa g’ bisa ditemui….

01-10-2008,
Lebaran tanpa sangu dan sandangan baru.Difa,selamat hari raya ‘idul fitri ya,…,mohon
ma’af lahir dan batin,sms buat difa dan tidak dibalas!!,Huuhh,…menyebalkan!!.

13-09-2009
Hari ke tiga masuk RSI UNISMA.Beberapa dosen UMM jenguk aku disini.Tiba-tiba kok bayangin kalo yang jenguk Difa…huusss,bulan puasa tahu…

06-09-2008
Difa,kenapa kamu tetap seperti saat kita baru pertama ketemu.Selalu ingin jadi pemimpin!!,dan aku kurang suka hal itu.
Pukul 20:04 WIB,20-08-2008,At-tarbiyyah UIN
Hheemm,…jadi inget zaman awal pdkt sama difa.Menginap semalaman di sini hanya sekedar berharap untuk bertemu.Dua tahun yang lalu….
Difa,aku pingin ada kepastian dari hubungan kita,maukah jadi kekasihku?.
Empat semester,bukan waktu yang pendek untuk sekedar pdkt bukan??,aku membutuhkan kejelasan hubungan seperti halnya wanita membutuhkan kesetiaan,istikhoroh selalu aku kerjakan dengan harapan tuhan beri aku petuntuk tentang haruskah aku “tetap berjuang”.

Pukul 00:30 WIB,22-07-2008,
Dalam terjaga ada wajahmu
Terpejam aku,sosokmu semakin menghujam
Hadirmu tak kenal waktu,bahkan di pagi buta seperti ini
Siapa kamu??
Harap-harapku mamilikimu
Angan-anganku memelukmu
Hayal-hayalku Akan dirimu
Dan di saat yang sama,perasaanku begitu menderita,gundah merana,jiwaku begitu kuat menolak hadirmu,kau bukan cintaku….
Apa pendapatmu tentang apakah difa bakalan terima cintaku?,berapa prosentasenya?.Kamupun menjawab:Jawabnya ada di hati.

20-07-2008
Difa marah-marah jezz…

19-07-2008
Mengenalku merupakan musibah bagimu.Mungkin saja aku jodohmu?.to:DF.

12-07-2008
Difa,aku Cuma mau minta maaf untuk kata-kata kasarku.Dibalik semua itu,kenapa aku g’ bisa nglupain kamu.Aku harap hubungan ngambang kita tidak menambah dosa.Tidak seharusnya aku marah-marah ke difa,dia bukan siapa-siapa aku dan aku juga bukan siapa-siapa dia.Jadi,g’ da hak donk…?.Kasihan aku,jadi mainan syetan terkutuk,mau nikah juga belum mampu.Kalo kepingin sih,….udah banget…

12-06-2008
CINTA=BRENGSEK!!

07-06-2008
Ketika seorang hamba merasa bertambah dekat dengan tuhannya,berarti dia lulus ujian dari-Nya.Saat seorang santri bertambah dekat dengan sang kyai,hal itu menunjukkan dia lulus ujiannya.Aku merasa bertambah intim dengan difa,itu terjadi setelah kami mengalami beberapa masalah,apakah aku lulus ujian?.
Semalem ke uin,ngasih jagung bakar buat mawar.Nawaitu sodaqoh….(sodaqoh kok pilih-pilih toh kang…munafiq tahu..).

04-06-2008
Kalau sudah waktunya,pasti ketemu juga.Yach,…dua tahun yang lalu aku dapet respon seperti itu dari fira, kakak perempuan difa.Benernya biasa-biasa aja sich orangnya,standart!!.Awalnya g’ sengaja gitu,….pas aku beli bulpoin di toko depan samping kanan uin,aku ngrasa kenal banget dengan suara ini.Dus,…aku Tanya aja langsung namanya,eee….ternyata fira.Dasar…nyebelin!!.
Eemmm,….Fira?,cewek dengan tinggi badan ideal (tapi kok kurus amat,…upsttt,lebih tepatnya langsing),wajah cantik berhias kawat gigi,wuiihh…keren tau…tapi,aku kurang begitu suka dengan warna mencolok.G’ banget…!!.Di pondok bakaran puhung nech…

03-05-2008,stasiun Poncol Semarang
Difa

03-02-2008
Saat yang pas untuk moment indah…Ultah difa.Seharusnya aku bisa berikan sesuatu untuk dia.Alih-alih ngasih kado,malah g’ bisa ketemu sama sekali….
Sore ini,sebelum maghrib aku maen ke uin.Fikirku bisa ketemu difa secara langsung…..ternyata dia g’ iso keluar,mungkin kostnya jauh,mungkin…..Kemudian aku ada inisiatif buat nitipin kado ke entah siapa dia,yang penting anak uin.Eeh,lha kok dia bilang kalo baru aja ketemu fira di jalan depan.Tanpa fikir panjang,aku hubungi dia.Celakanya,diapun sangat terburu-buru balik ke kost karena kemalaman.GAGAL dech!!.

04-02-2008
Ketemuan dengan difa di BC,semua berjalan dengan baik sampai akhirnya difa bilang kalau dia tidak bisa ngasih fhoto (padahal wis janji lho…).Tidak tahu kenapa,aku langsung ilfill….Jadinya g’ sido ngasihin kado dech...hhuuff…..

24-12-2007
Aku bukan raja yang sedang mencari keputusan
Bukan juga pangeran yang sedang memilih pasangan
Aku Cuma budak yang sedang berusaha keras untuk keluar dari dilema.(Dilema….he..he…lucu…)

23-12-2007
To:difa
Hadirmu adalah goda (kok kayak syetan…)Senyummu adalah siska di hati (makan tuh ati..!!)Tatapmu adalah belenggu (wuiihh…jadi rabun donk…)Derap langkahmu adalah beban jiwaku (emang jalannya gimana sih…??)Candamu adalah gelisahku (ma’lum…bukan comedian)Dasar!!.
Mencintai seseorang karena mengharap keuntungan-keuntungan ukhrowie merupakan bentuk cinta kepada Alloh.(kalo cinta cewek…??). To:sa’adah

19-12-2007
Aida,vivi,yanti,leni,yeni,epy,dania,semuanya kosong!!. (siapa tuh?,kok banyak amat….kolektor ya?). Cuma difa yang nancep di hati,gimana donk??. Difa,aku kecewa,marah,mangkel,jenuh,jengah,bosen tapi juga penasaran,kangen,ngarepin,suka,cinta dan sayang.Dilema….

Segala sesuatu yang tidak mendatangkan penyesalan dan tidak mengakibatkan siksaan,itulah ni’mat besar.Apakah kamu ni’mat bagiku?.to:Df.

sumber : penulis.

Sabtu, 28 Februari 2009

Bahrul maghfiroh dan persema.

Tradisi ‘Baru’ Persema Sebelum Laga Gelar Syukuran dan Doa Bersama
Senin, 12 Mei 2008 08:25:52 - oleh : redaksi

Modernisasi merupakan anak kandung dari tradisi. Karena itulah, meski modernisasi sedang merambah banyak sendi kehidupan, tradisi tidak serta merta larut lalu hilang. Pada dunia sepakbola misalnya, bagian mana yang belum terambah arus modernisasi? Mulai dari style pemain hingga strategi permainan, mulai dari sistem pengorganisasian hingga berat bola di lapangan. Performance wasit pun tak luput pula dimodernisasi.
Namun percayalah, gempuran modernisasi itu tidak lantas membuat para insan sepakbola kehilangan tradisi mereka. Entah tradisi yang berbasis nilai dan norma kemasyarakatan, budaya dan sistem sosial, atau tradisi yang berbasis religi. Hanya tingkatan nguri-nguri tradisi ini bukan semata karena aspek pelestarian, tetapi sudah pada tahap pemenuhan peran sosial sertas kepuasan batin dan kemantapan nuraniah.
Tim Arema Malang misalnya, punya tradisi berkunjung serta berbagi dengan anak-anak panti asuhan sebelum menjalani tiap laganya. Musim ini, Persema juga punya, namun dengan gelaran ngumpul bareng untuk syukuran dengan anak-anak kurang beruntung serta berdoa bersama. Kegiatan ini tentu tidak ada maksud agar laga yang dijalani nantinya harus berakhir dengan kemenangan kan?
Ada baiknya menyimak makna-makna dari tradisi ‘baru’ berbasis religi ini dari Gus Lukman Abdullah Fatah, pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, yang Kamis (8/5) malam lalu memberi wejangan pada skuad Persema. Menurut Gus Lukman, hasil pada suatu pertandingan sepakbola amat tergantung dari faktor teknis, seperti kemampuan pemain, pelatih, serta strategi permainan yang dijalankan.
Namun kadang sepakbola juga dipengaruhi oleh faktor non teknis, yaitu kemantapan hati para pemain menghadapi laga. Seringkali ditemui, banyak pemain yang menyimpan beban berat saat bertanding akibatnya performance di lapangan terganggu dan mempengaruhi penampilan tim. “Setiap ada masalah, berbagilah, baik dengan sesama pemain atau dengan official agar lepas dari beban,” terang Gus Lukman.
Faktor non teknis lainnya adalah doa, baik secara pribadi maupun doa bersama. Fungsi dari lantunan doa-doa ini juga berujung pada kepuasan batin dan kemantapan nuraniah. Secara psikologis, melalui pendekatan spiritual lewat doa ini, pemain bisa memiliki dorongan untuk menampilkan permainan yang apik dan disiplin. Setidaknya ada sandaran yang ingin dicapai dalam melakoni setiap pertandingan.
“Doa apa saja, baik doa kepada Tuhan, maupun doa restu dari orangtua. Ada baiknya memang sebelum bertanding pemain meminta doa restu orangtua. Kalau jaraknya jauh, lewat telepon juga tidak apa-apa,” jelas Gus Lukman.
Akhirnya, sepakbola memang tidak ubahnya sebagai bagian dari kegiatan dalam kehidupan. Untuk menjalaninya perlu ada kombinasi antara usaha dan doa. Usaha dilalui dengan melakukan latihan rutin serta strategi yang efektif. Sementara doa menjadi faktor pelapis bagi setiap pemain untuk menghadirkan psikologi yang sempurna dalam pertandingan. Semoga tradisi ‘baru’ ini menjadi awal yang bagus bagi prestasi Persema.

ppbm lampung.

Minggu, 6 April 2008
Wisata Ziarah ke Makam Sunan

BERAGAM acara digelar untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad saw. di setiap daerah di Indonesia. Mulai dari pengajian di masjid, aneka perlombaan, hingga darmawisata ziarah ke makam para pejuang Islam di Indonesia, di antaranya ke makam Wali Songo atau sembilan wali penyebar dan pejuang Islam di Tanah Air.

Kesembilan wali penyebar agama Islam itu adalah Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ampel atau Raden Rahmat, Sunan Bonang atau Raden Makhdum Ibrahim, Sunan Drajat atau Raden Qasim, Sunan Kudus atau Jaffar Shadiq, Sunan Giri atau Raden Paku atau Ainul Yaqin, Sunan Kalijaga atau Raden Said, Sunan Muria atau Raden Umar Said, dan Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatulla.

Atau bisa juga ke makam tokoh pendahulu Wali Songo yakni Syekh Jumadil Qubro, Syekh Maulana Akbar, Syekh Quro, Syekh Datuk Kahfi, dan Syekh Khaliqul Idrus yang kesemuanya di Pulau Jawa. Bahkan yang memiliki banyak uang, bisa langsung ke Tanah Suci untuk ziarah ke Makam Rasulullah di Madinah.

Wisata religi itu dilakukan sekitar 48 ulama dan pemimpin pondok pesantren di Lampung yang berziarah ke beberapa makam Wali Songo di Pulau Jawa, Jumat (21-3). Wartawan Lampung Post Mustaan berkesempatan melakukan perjalanan bersama para ulama ke Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Kota Malang, Jawa Timur. Namun di sela-sela perjalanan itu, tiga makam sunan dikunjungi yakni Sunan Ampel di Desa Ampel, Surabaya dan Sunan Giri serta Sunan Gresik yang keduanya berlokasi di Kota Gresik, Jawa Timur, selama tiga hari.

Rombongan berangkat dari Stasiun Gambir hari Jumat sore dengan Kereta Api Malam Bima melalui jalur selatan. Sabtu (22-3) pagi sekitar pukul 8.30 di Stasiun Gubeng, rombongan melanjutkan perjalanan ke Masjid Agung Al Akbar Surabaya. Di sana rombongan menyempatkan membersihkan diri dan salat duha, baru melanjutkan perjalanan ke Desa Ampel, Surabaya menuju Makam Sunan Ampel.

Makam Sunan Ampel tersebut berada di pinggiran Kota Surabaya di sekitar Masjid Jamik Desa Ampel. Masuk ke kompleks permakaman Sunan Ampel melalui gang selebar sekitar dua meter, hanya untuk pejalan kaki. Di kiri kanan jalan itu berjejer toko yang menjual aneka ragam makanan, juga peralatan khas Islam seperti songkok, peci, serban atau baju koko. Ada juga penjual yang menawarkan wewangian nonalkohol. "Ayo Pak, Bu, Mas, Mbak minyaknya bisa dipakai salat, tanpa alkohol. Cuma lima ribu sebotol," kata seorang pedagang minyak wangi di jalan itu.

Sebenarnya ada beberapa jalan masuk ke kompleks

Masjid Jamik yang di sekitarnya terdapat Makam Sunan Ampel. Namun hanya jalan pintu masuk utama yang besar yang banyak pedagang menjajakan kepada peziarah.

Sampai di depan Masjid Jamik, peziarah bisa salat di Masjid yang katanya dibuat oleh Sunan Ampel itu.

Rombongan kiai dari Lampung langsung menuju sumur buatan Sunan dan para santrinya dahulu untuk bersuci. Menurut warga sekitar, sumur itu tidak pernah kering walau di musim kemarau panjang sekalipun. Bahkan juga dipercaya dapat membuat orang awet muda jika minum, mandi, atau bersuci dari air di sumur itu. Makanya banyak yang membawa air ini sebagai oleh-oleh.

Kemudian rombongan bersiap ke kompleks permakamanan dan serombongan anak-anak dari warga sekitar menawari kantong plastik untuk tempat sandal sepatu. Kantong plastik itu ditawari seharga Rp500 karena ke kompleks permakaman, peziaran dilarang menggunakan alas kaki.

Dalam kompleks itu ada puluhan makam yang menyebar, tapi ada makam khusus dikelilingi pagar besi dan peziaran dilarang masuk. Menurut penjaga, itu adalah makam Sunan Ampel bersama beberapa santri setianya. Khusus untuk makam mereka, pintu pagarnya dibuka hanya sekali satu tahun menjelang bulan Ramadan buat membersihkannya. Bahkan di dalam kompleks pun peziaran dilarang mengambil foto.

Banyak sekali kelompok peziarah yang mendengungkan zikir dan bacaan Alquran. Bahkan, pengelola makam juga membangun pendopo untuk menaruh kitab Alquran dan tikar.

Ada juga beberapa tempat menaruh kitab Alquran dibuat lebih kecil yang menyebar di sekitar makam-makam di kompleks itu.

Ada juga saluran yang menyediakan air untuk minum para peziarah setelah melaksanakan amalan di kompleks pemakaman itu. Karena air minum yang disediakan berasal dari sumun buatan Sunan Ampel, tak sedikit peziarah yang membawa botol air mineral mengisinya dengan air itu. Padahal di dekat saluran air itu tertulis "Air ini bukan untuk dimasukkan ke dalam botol".

Kemudian rombongan meneruskan ziarah ke Kota Malang. Sembari mempelajari pengelolaan pondok pesantren mandiri ke Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, juga menyempatkan berziarah ke makam salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Pendiri NU itu adalah K.H. Abdullah Fattah yang juga ayahanda K.H. Lukmanul Karim atau yang akrab disapa Gus Luk pemimpin pondok pesantren itu. Makam terletak di sekitar areal pondok pesantren itu. Usai salat isya, rombongan berziarah dan mengirim doa kepada penghuni makam itu dipimpin Gus Luk.

Sebelum kembali ke Lampung, Minggu (23-3), rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi makam Sunan Giri di Desa Sidomukti, Kecamatan Kebomas, Kota Gresik. Makam Sunan Giri terletak di puncak perbukitan di desa tersebut, di mana dahulu menjadi lokasi pondok pesantrennya. Nama sebutan Sunan Giri bagi murid Sunan Ampel ini karena letak pondok pesantrennya, yakni di Giri bahasa Jawa yang artinya adalah Gunung.

Sama seperti suasana di Makam Sunan Ampel, jalan menuju Makam Sunan Giri yang bernama asli Raden Paku atau juga dikenal Raden Ainul Yaqin dipenuhi para pedagang. Untuk mencapai kompleks permakaman, peziarah harus menaiki tangga setinggi sekitar 20 meteran. Namun rasa lelah tidak terasa karena banyak orang yang melakukannya.

Begitu mencapai kompleks permakaman, semerbak wewangian memenuhi tempat itu. Di sana para peziarah juga menyempatkan doa dan membaca amalannya, ada juga yang sekadar melihat-lihat. Sementara di sebelah timur permakaman itu, terdapat pepohonan tua dengan monyet yang bergelantungan di dahannya.

Menurut warga sekitar, monyet tersebut tidak pernah menyerang pengunjung sebab menurut legenda monyet itu telah dilatih Sunan Giri sebagai pembantunya dalam mencari makanan berupa buah-buahan dahulunya. "Kalau kita melempar makanan, monyet itu akan mengambilnya," kata dia.

Setelah berpuas di Makam Sunan Giri, rombongan melanjutkan perjalanan ke makam Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim. Menurut salah satu anggota rombongan, belum lengkap ke Gresik jika belum ziarah ke Makam Maulana Malik Ibrahim, sebagi wali pertama yang membawa ajaran Islam di Pulau Jawa. Makamnya berada di desa Gapura Wetan, Kota Gresik.

Tidak seperti makam wali lainnya, makam Maulana Malik Ibrahim berada di jalan kecamatan yang cukup lebar. Bahkan orang yang berjualan di sekitar makam pun lebih sedikit. Lagipula aktivitas peziarah di kompleks permakaman itu dapat dilihat dari jalan raya. Terlihat lebih banyak pengunjung salat di masjid jamik di dalam lokasi makam, ketimbang aktivitas di makam itu.

Untuk diketahui, Maulana Malik Ibrahim merupakan keturunan ke-11 dari Husain bin Ali juga disebut Syekh Maghribi dan Makdum Ibrahim As-Samarqandy. "Lebih banyak lagi yang datang pada bulan Muharam atau Rajab kalau di sini," kata Sarmin, petugas parkir di kompleks permakaman itu.

ppbm lampung.

Rabu, 26 Maret 2008
Pemprov akan Gulirkan Pendidikan Gratis

MALANG (Lampost): Pemprov Lampung akan menggulirkan pola pendidikan gratis yang mampu menciptakan tenaga kerja terampil dan profesional.

Pola pendidikan tersebut dimulai dari pondok pesantren (ponpes) yang menciptakan sumber daya manusia (SDM) berkualitas baik intelektual maupun akhlak sehingga mampu mengontribusi besar pembangunan daerah maupun bangsa.

Untuk menggulirkan program tersebut, Pemporv telah mengirim sejumlah santri ponpes di Lampung yang berprestasi untuk nyantri di beberapa pondok modern di Pulau Jawa. Salah satunya di Ponpes Bahrul Maghfiroh, Kota Malang, Jawa Timur yang membebaskan semua biaya bagi anak didiknya. Selain santri, beberapa pengasuh ponpes juga diajak mempelajari sistem ponpes mandiri di pondok itu.

Selama dua hari, 40-an kiai yang mengasuh ponpes di Tanggamus, Lampung Timur, Lampung Tengah, Lampung Barat, Lampung Selatan, Lampung Utara, dan Tulangbawang diajak mengujungi Ponpes Bahrul Maghfiroh. Rombongan yang langsung dipimpin Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. sejak Sabtu (22-3) sampai Minggu (23-3) mengunjungi ponpes asuhan K.H. Lukmanul Karim yang akrab disapa Gus Luk.

Menurut Gubernur, pendidikan gratis memang sudah diidam-idamkan masyarakat di Lampung utamanya atau umumnya di Indonesia. Bahkan, beberapa program bantuan untuk siswa digulirkan demi menunjang program itu. Namun, program selama ini belum mampu menciptakan sumber daya manusia yang mempunyai keterampilan. "Ternyata ponpes Gus Luk dapat mewujudkan pendidikan gratis sehingga Pemprov perlu mengajak pengasuh ponpes di Lampung mencari pengalaman pengelolaannya," kata Gubernur di sela-sela jalan sehat memperingati Maulud Nabi saw., yang digelar Ponpes Bahrul Maghfiroh di alun-alun Politeknik Negeri Malang, Minggu (23-3).

Dalam penjelasannya Gus Luk mengatakan menciptakan pendidikan gratis itu mudah. Syaratnya pengelola pendidikan harus bersikap ikhlas. Dalam artian semua yang diberikan kepada santri merupakan bagian ibadahnya sebagai ulama atau orang yang berpengetahuan. Sebab, selain memberi ilmu keagamaan, ponpes-nya mengajarkan keterampilan yang dapat menjadikan santri menciptakan produk.

"Pengasuhnya juga harus mempunyai silaturahmi atau pergaulan yang luas. Selain diberi kemudahan rezeki oleh Allah juga dapat memasarkan produk anak asuhnya," kata Gus Luk yang juga putra salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), K.H. Abdullah Fattah.

Kemudian dia mencontohkan salah seorang santrinya yang diajari ilmu agama di ponpes sembari disekolahkan di sekolah formal. Sejak awal sekolah, santrinya itu sangat sulit menerima pelajaran, tapi sangat mahir menghafal dan menulis isi Alquran. Saat waktu senggang, dia dan beberapa pengajar memberi arahan untuk dapat menulis indah ayat Alquran atau kaligrafi. "Sampai akhirnya sekarang karya kaligrafinya berharga jutaan."

ppbm malang.

Majlis Taklim dan Dzikir Bahrul Maghfiroh Gus Luqman di Betek Gang IX
13 Januari 2009.

Ada pemandangan yang berbeda di Jl Mayjen Panjaitan (Betek) Gang XI, kemarin pagi. Jalanan kampung yang sehari-harinya cukup lengang, kali ini dipenuhi ribuan manusia yang mengenakan pakaian serba putih. Mereka duduk bersila di sepanjang jalan masuk gang XI dengan tertib sembari menundukkan kepala.

Mulut ribuan jamaah yang duduk dengan khidmat itu tampak mengucapkan kalimat-kalimat istighfar. Saking khusuk dan menghayatinya kalimat-kalimat tersebut, tak jarang ada beberapa orang yang tak kuasa lagi menahan air matanya. Tangis sesenggukan terdengar lirih dari kumpulan manusia yang sedang memanjatkan ampunan pada Sang Pencipta di pagi menjelang siang itu.
Ribuan jamaah menghadiri Majlis Taklim dan Dzikir Bahrul Maghfiroh pimpinan Gus Luqman kemarin.

Ribuan jamaah menghadiri Majlis Taklim dan Dzikir Bahrul Maghfiroh pimpinan Gus Luqman kemarin. (NOER ADINDA ZAENI/MALANG POST)

Pemandangan ini merupakan bagian dari aktivitas Majlis Taklim Dan Dzikir Bahrul Maghfiroh. Baru kali pertama juga pengajian yang diikuti ribuan jamaah ini digelar di kampung dan membuat ruas jalan sepanjang 100 meter tertutup sejak pukul 09.00 hingga 11.00 WIB itu.

Menurut salah seorang panitia H Muhammad Nur, ide menggelar pengajian di tempat ini berasal dari pemilik sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Gus Luqman Al-Karim. Sebelumnya pengajian serupa juga kerap digelar namun tempatnya selalu berpindah-pindah. Gus Luqman sengaja memilih pengajian digelar di lokasi yang terbilang sempit ini karena merupakan kediaman dari orang tuanya, KH Abdullah Fatah.

“Saking ramainya jamaah yang datang, sampai-sampai kami perlu mendatangkan banser agar penyelenggaraannya aman terkendali. Sedikitnya ada 30 banser kami terjunkan. Rencananya kegiatan pengajian ini akan rutin digelar sebulan sekali di tempat yang sama,” kata pria asal Bantaran ini kepada Malang Post kemarin.

Jamaah yang menghadiri pengajian ini, lanjutnya, tidak hanya masyarakat di sekitar lokasi penyelenggaraan, tetapi juga daerah lain seperti Sudimoro, Mojosari dan Joyo Grand. Bahkan ada juga jamaah yang datang dari luar kota, seperti Surabaya, Sidoarjo dan Gresik.

“Para jamaah tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun untuk menghadiri pengajian ini. Semua yang datang ke pengajian hanya bondo awak thok, plus bonus pahala. Seluruh biaya transportasi maupun snack ditanggung oleh Gus Luqman. Beliau menyediakan dua bus dan dua elf untuk transportasi para jamaah,” ungkap Nur pada Malang Post, kemarin siang.

Tak hanya sekadar mengikuti pengajian tanpa mengeluarkan biaya, jamaah juga berkesempatan memenangkan hadiah umroh yang diundi langsung usai pengajian digelar. Dalam pengantarnya, Gus Luqman mengatakan, hadiah umroh ini jangan dijadikan sebagai motivasi untuk pengajian, melainkan anggap sebagai rizki dari Allah SWT.

“Niatan mengikuti pengajian harus karena Allah semata. Jangan karena ingin mendapat hadiah umroh. Saya memberikan hadiah umroh ini agar para jamaah bisa ikut merasakan berkunjung ke rumah Allah,” ujar Gus Luqman pada jamaahnya. Hadiah umroh ini akhirnya jatuh pada jamaah asal Sudimoro, Nur Khasanah. Ia akan berangkat umroh akhir Maret atau awal April mendatang bersama Gus Luqman.

Dalam pengantarnya juga, Gus Luqman menegaskan, pengajian ini tidak ditunggangi oleh satu maksud tertentu, seperti adanya kampanye parpol atau caleg. Menurutnya, pengajian ini digelar murni karena Allah. Pernyataan ini bukan sekadar omong kosong belaka. Pasalnya sudah terbukti hingga saat ini Gus Luqman tidak pernah mau terlibat dalam kegiatan politik. Padahal sudah banyak pihak yang meminta dirinya untuk bergabung dengan salah satu partai.